Yellow Pheasant yang Lincah dan Anggun

Posted on

Yellow Pheasant yang Lincah dan Anggun

“Burung kuning” ini blum setenar saudaranya, burung perak (silver pheasant). Pengoleksinya masih minim. Pheasant yang konon produk baru ini gerakannya jauh lebih gesit.

Berdasarkan peternak burung perak di Medan, yellow pheasant ini berasal dari Tibet. Akan tetapi, penggemar burung di Jakarta terdapat yang mengoleksinya semenjak beberapa tahun kemudian, menimbulkannya dari Thailand. Burung yang termasuk dalam marga Phasianidae ini telah berkembang biak di sana. Sebab itulah dia mengintroduksinya dengan keinginan dapat memperkaya khasanah fauna Indonesia.

Tubuh yellow pheasant, sperti penyebutannya, didominasi oleh warna kuning, diperlengkap minim warna coklat tua dan titik putih, yang menambah marak penampilannya. “Yang paling menarik bulunya”, pungkasnya. “Terutama ketika ingin kawin, ia dansa-dansa dan bulu lehernya mekar keren satu kali”, terang-terangannya lebih lanjut.

 

Di samping kuncir kuning di kepala sebelah atas, kepala dan leher burung jantan dihiasi urutan bulu melingkar yang selesai di sisi kepala. Bulu-bulu ini memiliki warna kuning dengan ujung ber-lis coklat kehitaman. Selain di leher, warna coklat kehitaman juga membersihkan sebelah sayap dan punggungnya.

Penampilan yellow pheasant bertambah anggun dengan buntut coklat kehitaman berbintik-bintik putih. Panjang buntutnya dapat mencapai 70-80 centimeter. Walaupun buntutnya panjang, gerakan pheasant ini seakan tidak terganggu. Ia konsisten gesit mengelilingi kandangnya.

Yellow pheasant jantan pastinya anggun, tetapi sayang tidak demikian dengan betinanya. Si betina tidak memiliki bnyak asesori. Sekujur tubuhnya cuma berhiaskan bulu krem bergaris-garis coklat tua dan muda. Dan, buntutnya pun tidak sepanjang yang jantan. Warna buntut itu sewarna dengan tubuhnya, tetapi ada strip coklat yang lebar-lebar. Meskipun susah menyesuaikan diri ketika baru tiba, akan tetapi secara umum perawatannya terbilang gampang.

Pakannya pun mudah, seperti perihalnya pakan untuk ayam bekisar. Menu yellow pheasant bermodel adukan voer, jagung giling, kacang hijau, dan gabah beras merah, dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Sepekan satu kali dapat ditambah jangkrik hidup sebagai pakan tambahan. Perawatan lainnya bermodel pemberian antibiotik tiap bulan dan vaksinasi 3 bulan satu kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *