Tips dan Cara Merawat Ikan Mas Koki Tosa agar tidak cepat Mati

Posted on

Tips dan Cara Merawat Ikan Mas Koki Tosa agar tidak cepat Mati

info-budidaya.my.idIkan Maskoki Tosa menarik sebab sirip buntutnya panjang dan tubuhnya buntal. Akan tetapi ini juga sekaligus menjadi penyebab yang termasuk titik lemasnya.

Tubuh gempal membikin gerakannya lamban sampai susah lari kalau dikejar musuh. Sirip cantik itu juga gampang robek jika sobat kurang hati-hati mengaturnya.

 

Siripnya kerap robek jika dicampur dengan ikan lain yang lebih gesit dan galak. Untuk mencegahnya, dalam satu akuarium, ikan yang dipelihara diusahakan memilki ukuran sama. Targetnya, supaya ikan yang besar tidak mengejar-ngejar ikan yang lebih kecil sampai menimbulkan sirip ikan kecil itu robek.

Cara dan Langkah Merawat Ikan Mas Koki Tosa supaya tidak cepet Meninggal

Beberapa ikan maskoki yang bertubuh gempal seperti Lionhead, Oranda atau Kokitosa selayaknya tidak dicampur dalam satu akuarium dengan yang langsing seperti Jenis Shubunkin dan Komet. Jika tidak, yang buntal dan lamban itu dapat jadi “bulan-bulanan” yang langsing.

Ukuran akuarium terbukti juga berefek kepada kebugaran dan keelokan maskoki. Berdasarkan riset, tiap satu sentimeter panjang maskoki memerlukan ruang 60centimeter2. Jadi jika ukuran akuarium 45 x 25 atau 1.125 centimeter2, maka panjang ikan yang dapat ditampung lebih kurang 19centimeter. Kalau panjang rata-rata maskoki yang dipelihara 6cm, maka akuarium seukuran itu cuma sempurna untuk 3 buntut ikan saja.

Quality Air dan Cahaya

 

Temperatur air sempurna untuk ikan maskoki yang gempal terkhusus ikan mas koki tosa ialah 18 – 20 derajat C. Di tempat subtropis dengan temperatur sekitar itu warnanya akan lebih cerah dibanding dengan yang dari tempat tropis. Air di tempat tropis biasanya bersuhu di atas 21 derajat C. Walaupun dengan temperatur itu, pertumbuhan kokitosa di tempat tropis jauh lebih cepat.

Normalnya, pH air untuk kokitosa ialah 7. Jika lebih dari itu (basa) di tambahkan minim sodium bifosfat sampai pH normal. Kalau pH-nya rendah (kecut) dibubuhkan sodium bikarbonat. Karena pH air juga berefek kepada kecemerlangan warna sisiknya.

Air ber-pH minim basa (8-8,4) bisa memudarkan warna koki tosa dan tubuhnya jadi lebih langsing serta bnyak mengeluarkan lendiri. Sedangkan pH yang rendah (sekitar 6,4) dapat menimbulkan tubuh jadi kesat sebab lendir menipis, akan tetapi warna tubuhnya sendiri jadi lebih cerah. Sebab bisa mencemerlangkan warna sisik inilah, maka lazimnya maskoki yang akan dipertandingkan ditaruh dalam air minim kecut.

Temperatur air dan pertumbuhan alga atau ganggang dipengaruhi juga oleh cahaya matahari yang masuk ke dalam akuarium. Sebab itu selayaknya akuarium ditaruh di tempat yang cuma memperoleh cahaya matahari dini, maksimum satu jam /hari. Dengan langkah ini temperatur air tidak akan berubah-ubah dan pertumbuhan alga di dalam akuarium bisa terkendali.

Makananannya Dikontrol

Ikan Mas Koki tosa suka daun-daunan segar, tungau air dan pakan buatan. Selayaknya pemberian pakan dikontrol cuma 1 kali sehari saja, supaya tidak menimbun di asas akuarium dan memberi pengaruh quality air.

Dengan perawatan yang bener, penampilan kokitosa akan total. Tubuhnya bulan dan gempal, sirip buntutnya menjuntai cantik, warna sisiknya pun cerah. Kokitosa demikian memenuhi prasyarat untuk dipanggil sebagai ratunya mas koki. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *