Cara Mengatasi Parasit Pada Ikan Koi

Posted on

Cara Mengatasi Parasit Pada Ikan Koi

info-budidaya.my.id – Apakah koi kamu kurang gesit bergerak, senantiasa berenang di permukaan air, atau berkawanan di dket lubang pendapatan air? Itulah beberapa ciri serangan parasit pada koi. Kalau tidak segera ditanggulangi, semua ikan dalam kolam akan terinfeksi. Resikonya: kematian.

 

Begini Langkah Mengobati Penyakit Jamur Pada Ikan Koi!

Berdasarkan pemilik Dragon Koi centre di Jakarta, parasit pastinya menjadi problem bagi penggemar ikan koi. Bagi Dragon fang, yang dimaksud koi ialah koi impor asal Jepang. Tetapi terbukti parasit juga kerap menyerbu koi lokal yang bnyak dipasarkan di Central Penjualan Ikan Hias di Jakarta.

Parasit yang paling kerap menyerbu koi ialah ichthyophthirius, sebab white spot disease. Saat ini akan ditampilkan tiga jenis penyakit sebab parasit, yakni: costiasis, chiodonellasis, dan trichodiniasis.

Tanda-tanda

Costia kerap ditemui bersama chilodonella dan trichodina. Koi yang terinfeksi parasit ini semua tubuhnya seakan diselimuti kalangan putih. Ketika berbarengan warna tubuhnya memiliki warna kemerahan. Koi itu kehilangan ambisi makan, berenang di permukaan air, atau diam di asas kolam. Kadang kala tubuhnya digesek-gesekkan ke asas kolam. Begitu serangan mencapai insang, koi mengeluarkan beberapa besar cairan dan walhasil meninggal.

Chilodonellasis ialah penyakit yang diakibatkan chilodonella. Dia menginfeksi permukaan tubu, insang dan sirip. Tanda-tanda awal serangan tampak begitu cairan keluar dari tubuh ikan, sehingga warna koi menjadi buram. Jika parasit masih terdapat permukaan tubuh, ikan akan kehilangan ambisi makan, cairan tubuh keluar berkesinambungan, dan kadang kala terdapat pendarahan.

Kalau telah parah, insang mulai diserang. Ikan telah susah bernafas. Sebabnya dia lebih bnyak berenang di permukaan air atau dket lubang air yang biasanya lebih bnyak isi oksigennya. Apabila insang itu dibelah, membrannya tampak buram. Kadang kala insang sobek atau patah. Ini ialah tanda-tanda serangan tingkat lanjutan yang telah parah satu kali.

Trichodiniasis muncul ialah sebab kemunculan parasit trichodina. Terdapat juga yang menyebutnya cyclochaetia. Sepintas tanda-tandanya sama halnya kedua penyakit di atas. Susah satu kali membedakannya dengan mata bugil. Cuma saja penyakit ini tidak begitu membahayakan bagi koi dewasa, kecuali yang tengah sakit.

Kulit koi yang terinfeksi kelihatan brutal dan lembam. Ambisi makan menipis, dia berenang di permukaan atau dket lubang pendapatan air. Sebab banyaknya cairan tubuh yang keluar, warna kulit di sebelah kepala kelihatan buram. Kalau serangan telah parah, semua tubuh koi diselimuti cairan keputihan seperti tanda-tanda yang kelihatan sebab serangan “cacing” kulit.

Terapi

Kemunculan parasit di kolam pastinya dapat diakibatkan pelbagai hal. Salah satu di antaranya ialah masuknya koi baru. Jadi sblm dicampur dengan koi lain, koi baru ini selayaknya “dimandi obatkan”. Koi itu dimasukkan ke wadah bermuatan air yang telah dicampur potasium permanganat sebanyak 5 gram/ton air.

Aerasi dilaksanakan semasa terapi yang memakan waktu satu jam. Dapat juga digunakan 7 kilogram garam yang dilarutkan dalam 1 ton air. Lama terapi 3 – 4 jam.

Apabila koi masih konsisten terserang parasit, maka cara  pertama yang dilaksanakan ialah menghentikan pemberian pakan. Ketika itu diprediksi koi lain yang terdapat di kolam itu juga telah terinfeksi parasit.

Pemberian malachite green 0,25 gram/ton air merupakan perbuatan penanggulangan yang biasa dilaksanakan. Lama terapi sekitar 2 hari.

Untuk menanggulangi parasit lain yang mungkin terdapat, malachite green biasa dikombinasikan dengan masoten. Masoten digunakan untuk mengatasi serangan kutu ikan. Dosis yang disarankan 0,25 gram malachite green + 2,5 centimeter cubic(cc) masoten 20 / ton air. Masoten 20 bermodel cairan yang memiliki kandungan 20% trichorfon.

Formalin sesungguhnya diketahui sakti memberantas parasit penimbul tanda-tanda serangan cacing. Tetapi sayangnya, penggunaan formalin akan melenyapkan semua kuman yang terdapat di bak-bak saringan. Sedangkan “menghadirkan” kuman di bak ilter paling tidak memerlukan waktu dua pekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *